Tugas Kita Hanya Memberi Nasehat

وَلَا يَنْفَعُكُمْ نُصْحِيْۤ اِنْ  اَرَدْتُّ اَنْ اَنْصَحَ لَكُمْ اِنْ كَانَ اللّٰهُ يُرِيْدُ اَنْ يُّغْوِيَكُمْ ۗ  هُوَ رَبُّكُمْ ۗ   وَاِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ ۗ Dan nasihatku tidak akan bermanfaat bagimu sekalipun aku ingin memberi nasihat kepadamu, kalau Allah hendak menyesatkan kamu. Dia adalah Tuhanmu, dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.” (QS. Hud: Ayat 34)

Kesesatan Akibat Cinta Dunia

لَّذِيْنَ يَسْتَحِبُّوْنَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَا عَلَى الْاٰخِرَةِ وَيَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَيَبْغُوْنَهَا عِوَجًا  ۗ  اُولٰۤئِكَ فِيْ ضَلٰلٍۢ بَعِيْدٍ yaitu orang yang lebih menyukai kehidupan dunia daripada kehidupan akhirat, dan menghalang-halangi manusia dari jalan Allah dan menginginkan jalan yang bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh. (QS. Ibrahim: Ayat 3)

Nasehat Untuk Jagoan Bidah

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Hendaklah kalian berpegang dengan sunahku, sunah para khalifah yang lurus dan mendapat petunjuk, berpegang teguhlah dengannya dan gigitlah dengan gigi geraham. Jauhilah oleh kalian perkara-perkara baru (dalam urusan agama), sebab setiap perkara yang baru adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” (HR. Abu Daud)

Create your own website, free on WordPress.com.Create your own website.
Start free